Pavarotto

Just Pavarotto, That's All !

Berdoa Sebelum Bekerja

berdoaPergantian pimpinan di dalam sebuah organisasi biasanya juga diikuti oleh perubahan kebijakan. Ada kebijakan yang dipertahankan dan diteruskan oleh pimpinan baru, ada juga yang dirasa tidak sesuai lagi dengan kondisi sekarang yang dihadapi, ditinggalkan. Dan yang hampir pasti dalam setiap pergantian pimpinan adalah adanya kebiasaan atau mungkin lebih sering kita sebut sebagai budaya, baru yang masuk yang dibawa oleh pimpinan baru, dan ini dimaklumi mengingat tiap individu pasti mempunyai style sendiri-sendiri dalam memimpin organisasi yang dipimpinnya.

Nah… sejak masuknya pimpinan kantor yang baru ini, ada kebiasaan yang saya rasa sangat baik dan ini sudah langsung diterapkan begitu beliau masuk menggantikan pimpinan yang lama. Kebiasaan baru itu adalah berdoa setiap pagi sebelum beraktivitas, memberikan sedikit kata-kata motivasi dan meneriakkan yel-yel organisasi untuk menambah semangat kerja.

Untuk berdoa, karena mayoritas karyawan beragama Islam, dibimbing / dipimpin oleh salah satu karyawan yang ditunjuk sesuai jadwal, sehingga semua karyawan muslim dapat berpartisipasi dalam memimpin doa bagi rekan-rekannya. Berdoa dibacakan oleh petugas yang ditunjuk melalui pengeras suara yang ada di kesekretariatan sehingga seluruh karyawan dapat mendengarnya bahkan orang yang berada di sekitar kantor akan bisa mendengar doa bersama kita secara pengeras suara juga dipasang di lobi dan tempat parkir kendaraan.

Kebetulan, hari ini, Jumat 6 November 2009, saya mendapat giliran untuk membacakan doa. Doa dibacakan tepat pukul 8 pagi. Beginilah teks doa yang saya bacakan tadi :

“Assalaamu alaikum wr.wb.

Kepada Bapak2, Ibu2 dan Rekan2 sekalian, sebangsa dan setanah air yang dikasihi oleh Allah SWT, marilah sejenak kita berdoa dan meluruskan niat kita dalam bekerja untuk mencari rezeki yang halal, semoga aktivitas kita hari ini dicatat sebagai ibadah di sisi Allah SWT.

Untuk Bapak2 Ibu2 dan Rekan2 sekalian yang beragama selain Islam, agar tetap berdoa sesui dengan agamanya masing2.

Bapak2 Ibu2 dan Rekan2 sekalian dimohon berdiri

Bismillahir rohmaanir rohiim,

Astaghfirullah hal adzim 3x

Alhamdu lillaahi robbil ‘aalaamiin, Hamdan yuwaafii ni’amahuu wayukaafii maziidah

Yaa robbanaa lakal hamdu kamaa yanbaghii lijalaali wajhikal kariimi wa ‘azhiimi sulthoonik

Allaahumma shalli wasalim ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘ala  ‘alii sayyidinaa Muhammad

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah … limpahkan rahmat dan salam atas Nabi Muhammad dengan rahmat dan salam yang dapat menyelamatkan kami dari segala bencana dan bala’,  yang dapat mendatangkan hajat dan kebutuhan kami pada derajat yang tinggi di sisi-MU, menyampaikan kami kepada pokok maksud segala kebaikan ketika kami hidup dan sesudah mati.

Yaa Allah, kami mohon keselamatan agama, kesehatan jasmani, bertambahnya ilmu dan berkah rezeki, dapat bertaubat sebelum mati, mendapatkan rahmat ketika mati dan memperoleh ampunan setelah mati, mudahkanlah kami pada gelombang sakaratul maut, dan bebaskanlah kami dari azab neraka serta memperoleh ampunan ketika dihisab.

Yaa Allah, Engkau Maha Kaya, Milik-Mu lah apa-apa yang ada di bumi dan di langit. Yaa Allah, Engkau lah sebaik-baiknya pemberi rezeki. Ya Allah, jika rezeki ku masih di langit, turunkanlah… Jika di dalam bumi, keluarkanlah… Jika sukar, mudahkanlah… jika kotor, sucikanlah… Jika masih jauh, dekatkan lah dan jika sedikit, perbanyak lah. Ya Allah.. limpahkanlah kepada kami segala yang telah engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang sholeh.

Ya Allah, janganlah Engkau palingkan hati kami setelah menerima petunjuk-Mu dan berilah kami rahmat dari-Mu, sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang Maha Memberi. Yaa Allah, tolonglah kami untuk mengingat-Mu, mensyukuri nikmat-Mu dan memperbaiki ibadahku kepada-Mu.

Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, kasihanilah mereka sebagaimana mereka memelihara diriku selagi kecil. Ya Allah, ampunilah saudara kami, kaum muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia.

Ya Allah, anugerahilah kami, keluarga kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa.

Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung.

Robbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanah, wa fil-aakhiroti hasanah waqinaa ‘adzaaban naar

Washallallahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin Nabiyyin Ummiyyi wa ‘alaa aalihi washahbihi wassaalam

Walhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin.

Bapak2 Ibu2 dan Rekan2 sekalian dipersilahkan duduk kembali.”

Setelah doa selesai dibacakan, selanjutnya dibacakan secuil cerita motivasi untuk meningkatkan semangat kerja karyawan.

“Di sebuah kebun ,tumbuh pohon anggur yang buahnya lebat dan manis.Seluruh warga desa mengagumi pohon tersebut.Ada seseorang pintar di desa itu,dia selalu  menjelaskan kepada warga desa bahwa buah anggur itu tidak bisa di makan,sehingga warga desa tidak ada satupun yang berani memakan buah anggur itu.

Suatu hari ada seorang petani melewati kebun itu dan melihat pohon anggur yang berbuah lebat,karena lapar petani itu lalu memakan buah anggur yang tersa nikmat sekali,pada saat itu lewat si orang pintar dan melihat petani sedang mamakan buah anggur itu dan berkata

” Hei pak petani ,kenapa kamu memakan buah anggur itu? sayakan belum mempelajari asal-usul buah  itu,apakah berbahaya atau tidak.Nanti kalau sakit baru tahu rasa! “
secara spontan petani itu menjawab  ” ini jelas-jelas anggur kelas terbaik.Kalau menunggu orang pintar seperti kamu meneliti,mengalasis mungkin anggurnya keburu busuk”.

Petani itu terus memakan anggur dengan lahap,tanpa menghiraukan si pintar yang termenung.

Si orang pintar itu sadar bahwa menganalisis itu penting,tetapi kesempatan hanya berbuah pada orang yang berani mencoba dengan melakukan tindakan.

Dan untuk menambah semangat juang dan militansi kita dalam bekerja, marilah kita kepalkan dan angkat tangan kita dan pekik kan Yel-Yel *** (nama kantor) :

*** …… OPTIMIS !!

***……. PASTI BISA !!

Terima kasih, Wassalaamu alaikum wr.wb.”

About these ads

6 November 2009 - Posted by | Catatan |

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: