Pavarotto

Just Pavarotto, That's All !

Uwais al-Qarny

sahabatIni bagian dari rasa ketertarikan saya akan isi khutbah Jumat kemaren di Instansi Pemerintah yang letaknya persis berdampingan dengan kantor. Sang Khatib intinya menjelaskan pentingnya berbakti kepada kedua orang tua kita, khususnya Ibu kita. Ridlo Allah SWT ada di kedua orang tua kita, begitu juga dengan murka Allah SWT juga ada di kedua orang tua kita.

Kemudian khotbah Jumat disisipkan kisah tentang Uwais Al Qarni, yang merupakan penduduk langit, artinya beliau tidak dikenal di bumi tapi sangat terkenal di penduduk langit, tidak lain tidak bukan karena ketaatannya kepada Ibunya yang sudah tua dan sakit-sakitan.

Terinspirasi oleh kisah Uwais Al Qarni, kemudian saya coba untuk cari artikel tentang siapa Uwais Al Qarni itu. Biasa, kemudian Tanya ke Mbah Google dan Mba Wiki, dapat deh artikelnya.

Begini Ceritanya :

Read more »

24 October 2009 Posted by | Catatan, Cerita, Mengenal Lebih Dekat, Teladan | | Leave a Comment

Habiburrahman El Shirazy

Di Indonesia, siapa yang tidak kenal dengan nama Habiburrahman El Shirazy?  saya yakin semua kenal beliau, dari ABG sampe kakek-kakek (tapi kakek yang masih muda ya..). Beliau terkenal karena karya-karyanya yang fenomenal, baik novel-novel nya yang kemudian difilmkan, maupun tulisan-tulisannya di surat kabar atau majalah nasional. Untuk lebih mengenal beliau, berikut sedikit profil tentang Habiburrahman El Shirazy.

HabiburrahmanHabiburrahman el-Shirazy (lahir di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 30 September 1976) adalah sarjana Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir dikenal sebagai dai, novelis, dan penyair. Karya-karyanya banyak diminati tak hanya di Indonesia, tapi juga negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Brunei. Karya-karya fiksinya dinilai dapat membangun jiwa dan menumbuhkan semangat berprestasi pembaca. Diantara karya-karyanya yang telah beredar dipasaran adalah Ayat-Ayat Cinta (telah dibuat versi filmnya, 2004), Di Atas Sajadah Cinta (telah disinetronkan Trans TV, 2004), Ketika Cinta Berbuah Surga (2005), Pudarnya Pesona Cleopatra (2005), Ketika Cinta Bertasbih 1 (2007), Ketika Cinta Bertasbih 2 (Desember, 2007) dan Dalam Mihrab Cinta (2007). Kini sedang merampungkan Langit Makkah Berwarna Merah, Bidadari Bermata Bening, dan Bulan Madu di Yerussalem.

Read more »

13 October 2009 Posted by | Mengenal Lebih Dekat | | Leave a Comment

Miyabi, disayang tapi dilarang

tolak miyabiSehubungan dengan akan datangnya si Miyabi alias Maria Ozawa ke Indonesia untuk membintangi sebuah film yang katanya diberi judul “Menculik Miyabi”, banyak pro kontra yang timbul, mulai dari aktifis HAM, Aktifis Perempuan, Majelis Ulama Indonesia dan Front Pembela Islam tentu ! Kontroversi timbul karena si Miyabi ini kabarnya (nanti deh cari-cari info lengkapnya) merupakan bintang film porno yang terkenal di negaranya, yang dulu disebut Saudara Tua, Jepang. Kalo memang bener Miyabi ini bintang porno, penulis juga merasa risih sebenernya walau sedikit penasaran juga.

Seperti yang diungkapkan oleh produsen filmnya, Miyabi maen film di Indonesia bukan untuk maen film porno tapi untuk sinema biasa, drama. Meskipun demikian, sosok Miyabi ini lah yang sebenarnya bikin kontroversi, tanpa memandang film yang akan dibintanginya di Indonesia, karena dia dinilai telah menodai kehormatan wanita, dan ditakutkan akan menularkan “virus”-nya di Indonesia. Bayangkan saja, orangnya belum datang aja VCD atau DVD bajakannya sudah banyak dicari orang, apalagi kalo udah datang? bahkan kabarnya FPI memberi ultimatum, “jangan salahkan ormas Islam, jika ternyata Miyabi diculik beneran”, tentu diculik untuk diamankan, ya kan?

Read more »

13 October 2009 Posted by | Mengenal Lebih Dekat, Opini dan Harapan | , | Leave a Comment

Harun Yahya

Harun YahyaHarun Yahya adalah nama pena Adnan Oktar (juga ditulis Adnan Hoca) dilahirkan di Ankara pada 1956 dan tinggal di sana hingga ia pindah ke Istanbul pada 1979. Ia adalah seorang tokoh terkemuka dalam ciptaanisme Turki, dan merupakan pembela gigih ciptaanisme dalam debat ciptaan vs. evolusi. Berbeda dengan kebanyakan penganjur ciptaanisme Kristen, Oktar menganut ciptaanisme Bumi Lama. Ia seorang anti zionis dan anti mason, yang dianggapnya sebagai dua gerakan yang saling terkait. Meskipun ia menolak tuduhan anti semitisme, dan mengklaim bahwa paham tersebut berakar pada kekafiran dan Darwinisme [1] juga juga dianggap sebagai seorang penyangkal Holocaust [2], berdasarkan bukunya Soykırım Yalanı (Kebohongan Holocaust). Nama pena Harun Yahya berasal dari dua nama Nabi: “Harun” (Aaron) dan “Yahya” (John)

Read more »

12 October 2009 Posted by | Mengenal Lebih Dekat | | Leave a Comment

   

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.